
Masa-masa SMA telah berakhir dan saya akan memulai jalan baru yaitu menuju ke Universitas, saya tak memilih untuk bekerja karena saya merasa tidak bisa kalau belum dalam pengalaman dari berkuliah. Saya sudah mencoba untuk Magang di suatu perusahaan (masuknya mudah karena koneksi). Saya mendaftar di Binus di Golongan paling pertama karena saya memang sudah dipastikan untuk masuk kedalam universitas Binus Kemanggisan, alasan yang pertama adalah disuruh Orang Tua, alasanya adalah kakak” saya yang memang sudah berkuliah di Binus lebih dahulu, malah sudah ada yang diwisuda. Alasan yang kedua adalah banyak teman-teman saya masuk ke Binus dan ini sebenarnya tidak penting tapi ada dorongan sedikit jadi tidak takut sendiri. Alasan ketiga adalah saya sudah melihat bukti sendiri dari kesuksesan orang-orang lulusan Binusian.
Perjalanan saya menjadi Binusian dimulai pada masa FEP atau Freshmen Enrichment Program, sebelum itu memang saya agak bingung dengan masa FEP dan saya cuma mengikuti jadwal yang diberikan pada saat pendaftaran ke Binus. Saya merasa masa-masa FEP ini tidak penting karena cuma akan dikerjain oleh senior seperti MOS. Tetapi mau tidak mau saya tetap harus ikut masa FEP ini karena kata orang, FEP akan dibagi menjadi tahap” dan menjadi syarat kelulusan.
Tahap pertama pada masa FEP adalah GO atau General Orientation yang merupakan tahap pengenalan awal pada lingkungan Binus. Memang lingkungan sekitar saya berubah, karena lingkungan kuliah memang berbeda dari sekolah tetapi justru saya merasa lingkunganya mendukung saya untuk berkembang jadi semakin dewasa dan saya didampingi kakak-kakak BC di kelas. Saya berada pada kelas ABN16 dan selama GO berlangsung kegiatan-kegiatan yang dilakukan sangat menarik dan Informative. Tidak ada satu sesi pun yang saya rasa tidak berguna. Informasi yang disampaikan pun sangat dibawakan dengan baik dan menarik oleh kakak-kakak BC kami. Kami diberi informasi mengenai perkuliahan dalam aspek dalam seperti kegiatan belajar, Ujian, tugas, Praktikum dan juga kami diberi tau aspek luar seperti biaya, aturan-aturan dsekitar daerah Binus, tata perilaku dan kesopanan dalam sikap dan pakaian. Pada sesi selanjutnya kami disuruh membuat Yel-Yel dan menghafalkan Mars Binusian dan Mars Binus untuk nanti ditampilkan. Saya berpikir akan sulit membuat Yel-Yel dengan lingkungan yang baru seperti ini tetapi saya salah, justru anak-anak di kelas saya sangat lucu dan kreatif dalam memberi ide. Saya mendapatkan banyak sekali pengalaman berkomunikasi dengan orang-orang yang baru saya kenal. Saat sesi Binus Maya, saya belajar banyak dan saya sangat tertarik dengan sistem Binus Maya ini, sangat berbeda dengan gaya anak sekolah, Binus Maya membuat saya berkali kali lipat menjadi lebih mandiri. Saya merasa agak takut dalam masa perubahan dari sistem SMA yang masih disuruh-suruh sampai sistem Binus Maya yang harus mencheck sendiri tetapi saya harus mengikuti dengan baik apa yang diberikan oleh kakak-kakak BC. Sesi berikutnya adalah Binus EXPO yang sangat menarik dengan performance yang sangat bagus dari semua UKM yang ada. Semua promosi sangat menarik dan saya sampai bingung harus memilih yang mana. Ada juga acara yang dipromosikan oleh kakak-kakak dari organisasi HIMTI, yang merupakan Himpunan Mahasiswa Jurusan SoCS (School of Computer Science).
Saya memutuskan untuk ikut dalam beberapa UKM. Saya tertarik untuk ikut karena kita sebagai seorang Binusian diharuskan lulus tidak hanya dengan IP yang tinggi tetapi juga dengan berbagai soft skill yang nantinya akan berguna untuk dunia bekerja. Organization Skill sangat dibutuhkan karena nantinya kita tidak akan bekerja sendiri tetapi bersama orang lain. Graduate Attributes yang harus saya punya saat lulus adalah campuran dari Hard Skill dan Soft Skill. Namun Rektor berkata bawa Soft Skill jauh lebih dibutuhkan makanya Saya memutuskan untuk berorganisasi seperti ikut dalam UKM atau kegiatan bersama.
Perspektif saya pada masa FEP langsung berubah dan saya merasa saya akan sangat menyesal apabila saya tidak mengikuti dengan baik semua sesi yang ada. Dengan itulah tahap pertama FEP yaitu GO berakhir, tetapi masi ada 2 tahap yang harus dilalui. Pada tanggal 3 september, Kami semua dikumpulkan pada JCC, Senayan City untuk mengikuti Convocation Ceremony (Inagurasi) dan kami melihat beberapa penampilan dari UKM” yang ada dan juga Binus TV dan BVoice. Banyak nasihat dan inspirasi saya dapatkan dari para Rektor saat mereka memberikan speech-nya mengenai perkuliahan. Acara Inagurasi ini sangat berkesan untuk saya.
Berikutnya saya memulai tahap AO atau Academic Orientation yang dimulai tanggal 7 september. Saya mendapat banyak sekali pengetahuan baru dan saya sangat lega bawa materi yang disampaikan adalah materi dari yang paling dasar. Materi yang dibawakan oleh kak Natalia mengenai basic Algorithm sangat menarik dan mudah dipahami. Saya mendapat banyak dari AO hari pertama. Pada hari kedua, kami kelas MAT dibimbing bu Sonya. Saya mendapat banyak sekali mengenai pengetahuan baru tentang tata cara perkulihan di Binus, cara belajar yang efektif, cara presentasi, membuat tugas dari forum di Binus Maya. Pada hari berikutnya yaitu sesi kurikulum, saya mendapatkan informasi mengenai angkatan atas jurusan MAT. Saya banyak mendapat inspirasi dari kegiatan mereka dan merasa bahwa memilih jurusan MAT adalah suatu pilihan yang sangat pas dan menguntungkan. Jam berikutnya diisi oleh kakak-kakak dari HIMTI yang menjelaskan organisasi HIMTI dan acara penyambutan siswa SOCS Binusian 2019 yaitu SHINE. Saya sudah mendaftar pada acara tersebut pada saat GO dan tinggal mengikutinya pada hari Sabtu.
Pada hari sabtu, kami seluruh mahasiswa SoCS berangkat menuju gedung BPPT II. Kami mengikuti acara dari pada kakak-kakak Senior SoCS, yang lebih tepatnya organisasi HIMTI. Lebih jelasnya bisa dilihat di post saya: SHINE.
Berikutnya saya melanjutkan kegiatan AO saya, Saya mulai belajar algoritma yang lebih mendalam dan ternyata sangat susah. Nantinya juga akan ada ujian (simulasi ujian sih) dan saya harus belajar keras agar dapat mendapatkan nilai yang sebaik-baiknya. Saya juga sangat lega karena materi ini nantinya akan diulang saat LCO jadi kami bisa lebih memantapkan pengetahuan kami terlebih dahulu. Saat ujian saya dapat mengerjakan dengan baik, tetapi saya membuat kesalahan yang saya tidak ketahui dan mendapat nilai kosong. Saya sangat depresi dan mendappat sesuatu baru lagi. Saya belajar untuk lebih serius lagi dalam hal hal seperti ini agar bisa mendapat nilai dan IP sebaik-baiknya nantinya. AO pun diselesaikan setelah kami mendapat materi student service dan academic advisory. Saya sangat mendapat banyak hal selagi menjalani AO dan saya bangga bisa menyelesaikan tahap AO ini.
Dengan itu masa FEP saya telah selesai dan saya merasa sangat terbekali untuk melanjutkan masa perkuliahan saya ke tahap semester satu. Kesan-kesan selama masa GO dan AO sangat banyak dan saya cuma bisa bilang Wow karena semuanya sangat menarik dan mendukung. Pesan saya adalah Binus harus terus mengembangkan sistem FEP seperti ini karena masih banyak sekali anak-anak yang tidak siap untuk langsung memulai perkuliahan, mereka perlu dibina dan dibimbing dengan FEP seperti ini agar mereka siap dan menambah teman juga pengalaman yang baru. Itulah pengalaman saya saat ber-FEP, saya berharap agar perkuliahan saya dapat dimulai dan diakhiri dengan baik di 2019.

Recent Comments